Tinggal lutut dan kaki mulusnya yang masih “tersisa”
Oo .. Diantara mereka bahkan tidak mengeluhkan tentang penyakitnya saja, tapi juga perihal kehidupan rumah tangganya, hubungannya dengan suaminya. Bokeb Gimana tidak. di dekat putting Dok . Pasien bervariasi umur dan status sosialnya. Tinggal lutut dan kaki mulusnya yang masih “tersisa”
Oo .. “Eh .. Lalu tangannya ke belakang melepas kaitan Bhnya di punggung. syeni memelorotkan sendiri cup-nya …
Kini bulatan itu nampak dengan utuh. Hah ! Penisku kok bangun lagi. Kok bajunya belum dipakai ?”
“Entar ajalah . Disingkirkannya benda2 yang ada di meja, lalu aku didudukkan di meja, mendorongku hingga punggungku rebah di meja. Aku makin “pusing” …
Kemana CD-nya ? Akupun tak ada masalah hubungan dengan para pasien.




















