Tibor tetap terbingung-bingung dengan perbuatan Cia yang begitu berani, tetapi dibiarkannya sebab terbukti nikmat sekali dikulum dan dilumat oleh mulut Cia. Bahagia Cia menerima semprotan sperma Tibor yang begitu dasyat, sambil tersenyum dan memejamkan mata bakal nikmatnya suasana tersebut. Bokeb diciumnya Tibor berulang kali untuk menandakan kebahagiaan Cia atas lakukanan itu.Cia sangat bahagia mesikipun penis Tibor hanya kurang lebih 15 menit keluar masuk di vagina Cia, tetapi 15 menit bagi Cia telah terlalu cukup, sebab pada waktu pemanasan Cia telah berada di puncak birahi berkali kali. Saking tidak tahannya, tangan Cia menghampiri tangan tibor. Kata tibor, Cia menjawab: jangan takut bang, ada Dewi di situ untuk menjaga apabila ada orang yang bakal keluar alias masuk dari pintu itu. Dalam pelukan tibor, Cia seakan pasrah. Tetapi Cia tetap terus berangkat meninggalkan Tibor tanpa mengatakan-kata.




















