Bahkan pernah suatu hari Juminten berteriak ? Tidak kuperdulikan lagi omelan mbakyuku dan pandangan sinis orang tuaku (mereka selalu menasehati: hati-hati lho Dar, jangan mbohongi orang). Bokep Ojol aduuhh..” namun aku tidak perduli lagi. Aku hampir tidak dapat bernafas. Walah, aku hampir ketawa mendengarnya. Tidak kuperdulikan lagi omelan mbakyuku dan pandangan sinis orang tuaku (mereka selalu menasehati: hati-hati lho Dar, jangan mbohongi orang). Apa yg harus saya lakukan?” tanyanya dgn suara bergetar.Aku sekarang memeluknya (aduh, badannya betul betul bahenol. Aku sekarang dapat melihat wajahnya dgn jelas. Aku melihat ke atas, kulihat kepala Juminten menunduk Sara dalam-dalam sementara tangannya tetap memegang kepalaku. Kakek sudah coba sedot sedot tadi, tidak mau keluar juga. Aku pura-pura menghela nafas penuh simpati. Tidak ada perlawanan. Lalu, dia tinggal menguasaimu saja..”mataku mendelik:
“mesakake banget (kasihan sekali) kowe Cah Sara..” si Juminten




















