Akhirnya cairan hangat kurasakan membasahi batang kemaluanku disertai lolongan panjangnya.Tapi saya masih belum orgasme, kuteruskan menggenjotnya sampai 5 menit kemudian giliranku yang menyemburkan maniku di dalam liang kewanitaannya.Tubuhku mulai melemas, kami saling cium sambil berguling-guling sampai akhirnya berbaring dengan nafas terengah-engah.“I’m very glad you pregnant!” kataku terbata-bata karena nafasku masih tidak bisa teratur.“I love you” balasnya sambil menyeka keringat di dahiku.Mendadak dia menciumku turun ke leher, dada, perut, akhirnya batang kemaluanku. Bokep Hot i wanna to tell you something” lanjutnya.“What honey?” jawabku“You must be promise 1st”“Promise for what?”“Promise don’t mad with me”“I can’t mad to you honey” jawabku sambil mencium keningnya lagi.“OK..




















