Nanti Papa pulang loh..” mama berteriak dari dalam kamar. Nyaris tidak ada. Situs bokep Yah, sedih sekali, sampai menempelkan kepalaku di pahanya. “Aku sebenarnya juga mau.”
Wah, ini luar biasa, pikirku. “Aku butuhh.. “Halo..?” nada suaraku terdengar penuh emosi. ngnggnn.. Pathetic, untuk cowok sepertiku. Mmm..” Dalam keterkejutanku, aku nyaris tidak percaya semua ini. mm..” kudengar Nia mengeluh dan kulihat matanya terpejam, meninggalkan garis kepasrahan saat kugenggam susu-nya dengan telapak tanganku. “Bentar saja..” sahutku, dan langsung mengambil kunci mobil dan tanpa menunggu seruan mamaku, aku membawa mobil papa keluar rumah.Di jalan kutenggak teh pahit yang selalu kubawa di saku jaketku. Ray.. Kukulum lagi bibirnya, sekarang tanganku mengangkat bagian bawah bajunya. “Ahh.. “Iya, kayaknya belum deh..” Nia menimpali. Nia bangkit, mendudukkan dirinya, dan menarik pundakku. “Ahh.. Ah, aku sendiri heran, mengapa perpisahan yang kali ini membuatku sedikit



















