Kami ngobrol ngalor-ngidul gak jelas. Bokep Colmek “Lha kalau sama-sama aja kan enak sih,” kataku menggoda. Disini letak uniknya, sepertinya pelayan yang mengantar makanan aku orangnya berganti-ganti. Menurut Amei jika dia setiap minggu “mampir” ke rumah Mbak Ambar, lumayan bisa menyamai gaji suaminya, malah sering-sering lebih. Amei beralasan ngobyek jualan batik membantu temannya.“Abis gaji guru berapa sih mas, untuk kebutuhan rumah tangga baru 10 hari udah habis,” kata Amei menjelaskan mengapa dia “ngojek” di luar pengetahuan suaminya. Kami ngobrol ngalor-ngidul gak jelas. Kata si mbak mereka belum tentu bisa tiap hari kemari, karena kalau tiap hari bisa dicurigai suaminya. Tawaran yang sangat menarik, tentu saja aku setuju.“Mas ke kamar mandi dulu nanti gantian saya, “ katanya. “ Oo itu mbak Amei, dia udah hampir sebulan nggak kemari, suaminya terlalu ngontrol, tapi gak mampu biayai




















