Sebagai seorang mahasiswi, Cinta termasuk dalam mahasiswi yang pintar. “Sebutin saja harganya…”.“Cinta gak mau nerima uang Om”. XNXX Jepang Keduanya saling memandang. Itu sebabnya Felisia juga menjadi sedikit agak bebas dan liar dalam bergaul. Suara ponsel miliknya dan milik Cinta berbunyi bersamaan. Om Ridwan nampak ragu melanjutkan kata-katanya, namun akhirnya laki-laki paruh baya itu melanjutkannya. “Serius Om?”. “Om Rudi?”. “Ah Om bisa aja”. “Gak Om, Cinta udah gak kuliah tinggal nyusun”. “Pak Burhan Om”.“Oh Pak Burhan, Om kenal baik tuh sama dia nanti Om bantu deh biar kamu bisa cepet bimbingannya”. Rupanya malam itu suasana cukup ramai, tidak seperti hari-hari biasa. Om Ridwan pun terlihat tegang menunggu jawaban gadis cantik itu. “Kalo gitu kita minum aja deh, kamu mau apa?”.




















