Rara cuma ketawa kecil.“Emang enaknya kayak gimana sih” tanya Rara. Bokep Mama “Dari Jakarta kapan ?” tanyaku. “Bukan disitu” kata Rara lagi sambil menutup mata dan memajukan bibirnya.Wah si Rara bener-bener menguji imanku. Biasa, rumah bujangan” jawabku sambil tersenyum. Hmmm… ternyata Rara benar-benar terangsang, memeknya sudah sangat basah.Sekarang aku memegang memeknya dari depan. “OK deh, kalo kamu lagi gak pengen ngomongin, aku gak bakal nanya lagi” jawabku.Sesampainya dirumahku, ternyata Rara gak ada persiapan apa-apa untuk pergi ke bandung, dia cuma membawa tas kecil yang berisi dompet dan peralatan kosmetik. “Kalo misalnya kamu maksain nikah sama dia, apa kamu mau seumur hidup tersiksa mengingat cowok yang kamu nikain ternyata gak bertanggung jawab sama darah dagingnya sendiri”“Iya juga sih. Dari awal kuliah sampe selesai rambut Rara yang hitam legam itu selalu panjang.




















