Sebelum pergi Tutik mendekatiku sambil mengatakan “bang Tutik mau pergi, pokonya besok aku hubungi abang, ok bang ?” aku mengiyakannya.Tutik langsung pergi menaiki mobil laki-laki itu untuk meninggalkan café. Sewaktu hari libur kawan-kawan aku mengajak rekreasi dipantai kasan.Roni menyetujuinya, aku senang karena Roni mau ikut bersama-sama. Bokep jahat abang, aku ngga mau lagi cerita ama abang. aku tertunduk sejenak di pinggir tempat tidur sambil mengisap rokok Sampoerna, sementara Tutik tidur dipagkuan aku sambil memeluk pinggangku.Rokok sudah habis aku ambilkan tas kecilku yang di dalamnya ada alat perekam suara, langsung kuhidupkan. Aku jawab lagi ia tante.Kami langsung menuju ke arah Simalingkar salah satu café and bar dekat Hotel Royal Sumatera. Tutik juga tidak mau kerja ini tapi orang tua Tutik sendiri menghancurkan masa depan Tutik.Tutik tidak diterima dilingkungan keluarga lagi bang. Bahkan dia mengatakan




















