Ya iya gak pernah, dulu yang ada hanya rasa takut, aku takut diperkosa, aku takut dibunuh, aku takut dijaikan makanan. Bokep Crot Ini mengerikan! “Kenapa aku yang bapak pilih?”“Hmmm…. Tanganku digigiti, kupingku, hidungku, dan tentu saja putting buah dadaku. Di tangannya ada pisau. Tapi tidak jadi ku lakukan. Aku menggeleng ketakutan, dia tertawa. Hal itu membuatku ciut. Lalu mereka beramai-ramai menjilati seluruh tubuhku. Pak Jun dan teman-temannyapun tertawa.“Duh, pokoknya sebelum dibunuh besok, gue harus entotin nih cewek” ucap salah satu temannya.“Iya, gue juga…”“Gue juga…” ucap teman-temannya yang lain. Vaginaku betul-betul becek, terus berdenyut-denyut. Tidak beranjak dari pintu sedari tadi. hahaha… kamu mau kan seperti itu?” tanyanya. Temannya yang satunya memasukkan selang itu dengan paksa ke lubang anusku. Aku takut… mual.Aku mengalihkan pandanganku dari layar tv. Sumpah baru pertama kali aku tersiksa seperti ini.




















