Oh iya. Link Bokep Tidak lama kemudia tubuh Ria mengejang dan melenguh pelanenikmati orgasmenya, aku tidak menurunkan kecepatan genjotanku karena aku juga udah mau nyampe…. Aku buka resleting celanaku dan ngeluarin penisku yang daritadi udah keras tanpa dia tau. Ria pun menatapku dengan tatapn aneh, aku raba lagi pahanya dan kali ini gak ada penolakan dari dia, mungkin ini lampu hijau buatku bertindak lebih jauh pikirku.Aku pun mulai menelusupkan tanganku kedalam roknya, melewati pahanya yang hangat dan sangat mulus akhirnya tanganku sampai di pangkal kenikmatan Ria. Pelan pelan pinggulku mulai bergerak maju mundur memasukan penisku kedalam mulut Ria, dia hanya bias pasrah menerima hujaman penisku.Lama kelamaan goyanganku makin cepat dan penisku makin dalam masuk ke mulutnya, dia mencoba mendorong badanku dengan kedua tangannya tapi sia sia, aku terus memperkosa mulutnya hingga akhirnya terasa kenikmatan




















