“Ancam Melissa sambil menatap mata Adiknya, tetapi tatapan tersebut sedikit aneh kerana dari bibirnya terukir sebuah seyuman manis,
Tanpa berkata lagi Melisa pergi meninggalkan Adik iparnya dan berlari kecil menuju kamarnya yang terletak tidak jauh dari tempat dia mencuci pakaiannya, berselang satu minit Alay menyusuk Kakak iparnya ke dalam bilik, saat itu Kakak iparnya sedang duduk di sisi katil sambil menatap ke arah pintu seolah-olah sedang menunggu seseorang dan seseorang itu adalah Alay,
” Anto ngapain kamu ke bilik Kakak!!! Bokep Montok “Kata Melissa yang tidak sanggup meneruskan kata-katanya,
” Ayo Kak!!! “Ucapnya di dalam hati sambil memandang ke arah belahan dada Kakak iparnya,
Dalam hitungan detik tiba-tiba tuala yang di kenakan Kakaknya terlepas, dan dengan begitu tubuh indah Kakaknya terpampang di depan hadapannya, kulit Kakaknya yang putih mulus dan payudara Kakaknya yang mengancung ke depan dengan putting




















