“Iya, kami patungan”, jawab salah satu pria. “Jangan mas…”, pintaku, namun mereka tidak menghiraukan. Bokep Badanku masih lemah karena sakitku. “Ah, tidak, cuma sedikit mengoral saja, aku tidak melakukan apapun terhadapmu”, katanya. Dan kamar kemudian hanya tersisa aku dan anakku Chelsea setelah Herman berangkat ke tempat usaha.***“Chelsea kembali ke kamar ya ma, mau belajar”, kata Chelsea polos. “Wajahmu terlihat pucat”, kata Alex sambil memandangiku dari arah spion tengah.”Aku demam”, jawabku ketus. “Ya, masuklah”, seorang pria membuka pintu dan mempersilahkanku masuk. Kini aku resmi menjadi budaknya secara utuh. Susuku yang tepat berada di belakang bokong pria yang ku kulum penisnya ini, terus diraba para pria lainnya.




















