”kami ?” aku sedikit terkaget, si GM itu tak memberitahukannya. ”seharian penuh ?” tanyaku, kukira cuma nemanin malam saja. Link Bokep Sedangkan mbak Lita, aku tak pernah lagi mendengar sepak terjangnya ataupun melihatnya di media masa. Diantara keremangan lampu Pub, tubuh kami menempel erat, agak ragu kusandarkan kepalaku di dadanya, entah istrinya melihat atau tidak. “terserah mbak Lita aja, aku sih ngikut kok selama nggak mengganggu acara kalian berdua” kataku sambil meneguk air dan melirik ke arah Pak Toni, sekedar ingin tahu responnya, karena berarti malam ini aku tidak bisa melayani dia. “permisi mbak aku ke toilet dulu” kataku selanjutnya.Tanpa setahu mbak Lita, aku langsung menyelesaikan bill hotel kamarku dan bergegas menghampiri concierge untuk minta tasku dan kutaruh di mobil.




















