Darah seketika muncrat ke mana-mana. Bokep Jilbab/Hijab Dia terlihat girang sekali memperoleh uang seribuan. Dia benar-benat ulet. Itu cuma dugaanku. Aku yang bisa dikatakan sedikit menggigil memperhatikan mobil, motor, becak, andong, bajaj, hingga truk lalu lalang. Atau seorang lelaki berjaket jins yang memayungi seorang perempuan yang jelas-jelas memakai jas hujan. Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. “Woi!” teriak salah satu anak dari gerombolan itu dengan kasar. Seperti biasa, aku berdiri di tempat ini, di dekat tiang nama jalan yang bertuliskan Jalan Merdeka Raya. Dia terpelanting. Sedikit-sedikit oleng ke kiri, atau oleng ke kanan.










