Ibu Tiri Yang Ingin Kukentot (jilid #36, Adegan #4)

Perlahan kumasukkan
sedikit demi sedikit batang kemaluanku ke dalam lubang senggama yang
kelihatannya sangat bersih dan lezat dijilati. Situs bokep “Boleh tidak aku ulangi lagi…?” pintaku menatap matanya. Cairan pelicin
vagina Bu Lia mengalir dengan derasnya sehingga menambah mudahnya
pergesekan dinding vaginanya dengan batang kemaluanku, hingga berbunyi,
“Belbb… clebb… bleeeb… clebb…”
Lima belas menit kemudian
Bu Lia sepertinya sudah ngos-ngosan, ia mendekatku erat. kamu hebat sekali, aku sudah 2 kali tapi kamu
belum apa-apa…”
Kemudian aku bangkit dan mencabut penisku yang
terasa licin, kemudian kujilati lagi cairan vaginanya sampai bersih,
yah hitung-hitung membangkitkan lagi nafsu si Dosen. “Ndraaa… benamkan yang dalam…”
Tanpa ampun aku menusuknya dengan sangat sehingga terasa olehku pangkal rahimnya. “Maaf Bu..” ucapku padanya. “Hayo, masuk…! “Boleh tidak aku ulangi lagi…?” pintaku menatap matanya. Aku kembali menyentakkan pantatku
dengan kuat dan ia kembali memekik kesakitan disertai lolongan panjang. 12 menit
kemudian Bu Lia kembali mengejang, dan

Ibu Tiri Yang Ingin Kukentot (jilid #36, Adegan #4)