Tanpa diduga sama sekali, justru Ria yang mengajak pulang lebih dulu.“Mobilku di parkir disana..”, katanya sambil menunjuk deretan mobil-mobil yang cukup banyak terparkir.“Kamu bawa mobil..?”, tanyaku heran.“Iya. Film Porno Dia tidak sendiri, tapi bersama dua orang gadis lain yang sebaya dengannya. Kebetulan sekali ada taksi yang lewat. Maafkan mereka, Nak..”, katanya dengan nada sedih. Sementara dua orang cewe binal lainnya yang kutahu bernama Rika dan Sari terus menerus menciumi wajah, leher dan sekujur tubuhku. Dan tanpa banyak tanya lagi, aku langsung mengantarkan gadis itu sampai ke rumahnya yang berada di lingkungan komplek perumahan elite. Sementara perutku ini terus menerus menagih karena belum diisi makanan. Bahkan dia memberikan satu stel pakaian, dan membantuku mengenakannya.“Tunggu sebentar, Bapak mau ambilkan makanan”, katanya sambil berlalu meninggalkan kamar ini.Dan memang tidak lama kemudian dia sudah kembali lagi dengan membawa




















