Ibu Yang Bergairah

Namun, tiba-tiba keberanianku hilang. Bokep SMA Sekali. Dari perut turun ke paha. Aq menanti dengan debaran jantung yg membuncah-buncah. Aq menggelepar.“Sst..! Penumpang lima lalu supir, jadi enam kali tujuh, 42 hore aq turun. Yes. Jam berapa aq berangkat. Oh.., aq hanya dapat menunduk, melihat kakinya yg bergerak ke sana ke mari di ruangan sempit itu. Aq masih termangu. Tetapi berlari. Sengaja kuperlihatkan agar ia dapat melihatnya. Ciut. Aq tertipu. Hah..? Ya tdk apa-apa, hitung-hitung olahraga. Keringatnya meleleh seperti yg kulihat sekarang. Sudah 3 tahun, benda ini tak kurasakan Sayang. Kaki disandarkan di dinding. Sekarang hitung penumpang angkot dan supir. Aq menurut saja. Dadaku tiba-tiba berdegup-degup.“Bang, Bang kiri Bang..!”Semua penumpang menoleh ke arahku. Benarkan kesempatan itu lewat. Bagiku itu sudah jauh lebih nikmat daripada bercerita. Tdk apalah hari ini tdk ketemu. Aq tdk tahan. Lihatlah,

Ibu Yang Bergairah