Uwak memaksa dan membawaku masuk ke dalam rumahnya, bahkan dia langsung menarikku ke lantai atas. Bokep Soalnya kamu pasti lebih muda dari aku..” katanya mengusulkan.Kami langsung menikmati bubur ayam yang memang rasanya nikmat sekali. Tetapi tidak lama dia sudah datang lagi. Tidak sedikit anak-anak yang bermain dengan gembira.Belum lama aku duduk beristirahat, datang seorang pria yang langsung duduk di sebelahku. Uwak langsung menyebutkan alamat rumahnya. Bahkan sikapnya begitu mesra sekali. Tetapi tidak ada yang menjawab. “Kalau aku sih biasa dipanggil uwak..” katanya langsung memperkenalkan diri sendiri. Soalnya rumahku kan cukup jauh. “Tunggu sebentar ya..!” kata Uwak setelah membawaku ke dalam sebuah kamar, dan aku yakin kalau ini pasti kamar Uwak.Sementara pria itu meninggalkanku seorang diri, entah ke mana perginya.




















