Dengan perasaan deg-degan aku menunggu Ica nongol dari pintu keluar terminal, dan dari jauh aku lihat tubuh semampai yang agak kurusan berlenggak-lenggok seperti di catwalk. Bokep Live Cepet sayang aku sudah mau keluar nih..” desahku. Ica sudah nggak tahan.. Aaampunn.. Lamunanku buyar saat Ica menawarkan menu yang mau dipesan. “Terima kasih ya Mas, sampai ketemu minggu depan,” Ica mengingatkan.“Ok” jawabku singkat, dan setelah itu aku langsung tancap gas balik menuju ke Surabaya dengan perasaan yang masih bertanya-tanya dengan ucapan Ica yang sedikit romantis. Tanpa panjang lebar, aku langsung menuju hotel yang sehari sebelumnya aku sudah booking. Diparkiran terminal Bungur Asih dan selang 5 menit cellulerku berbunyi, “Mas kamu dimana?” suara Ica. Wah dadaku berdetak keras saat dia panggil aku dengan kata “say.. Crutt..




















