Ternyata aku merasa sangat lapar. Aku ditugaskan ke Surabaya. Bokep Japan Tetapi toh aku harus tetap bersikap ramah, tidak pilih-pilih. Gepokan uang dalam genggaman itu langsung kuserahkan pada Bella dan Angel. Aku hanya minta beberapa istilah akun disesuaikan, agar dapat sinkron dengan bahasa akun yang sudah merupakan standar laporan keuangan umumnya. Aku berusaha ramah pada semuanya, yang jelek, yang tua, yang muda, yang pendek dan lain-lainnya. ‘Bau khan Kohh.., baauu khann..’, aku mengerang. Aku berada di persimpangan. Nggak takut n’tar? Sepanjang perjalanan selama 14 jam dengan KA BIMA, libidoku bangkit. Sebetulnya aku kasihan juga dengan nama jalan ini. Belum pernah seumur hidup aku memegang kontol sebesar alu seperti milik Koh Abong ini. Kukeluarkan spermaku dengan kocokan. Saat aku hendak memuncratkan spermaku, mulut mereka menganga di depan kontolku.




















