“Wah, betapa wanginya tuh kamar mandi,” gumamku nyaris tak terdengar. Bokep Arab bless..”
“Ooohh.. sebentar.. Ternyata KM.Ciremai sudah berlabuh, aku melihat hiruk pikuk penumpang berebut menaiki tangga, aku tergolong calon penumpang yang terakhir, dengan sisa-sisa tenagaku, aku berusaha lari menuju KM.Ciremai, aku hanya menggendong tas punggung yang berisi pakaian 3 potong.Aku sudah berada di dek kapal kelas ekonomi, tapi hampir semua ruangan sudah penuh oleh para penumpang. Tapi apa lacur, tasku raib entah dimana, aku panik, aku berusaha mencari dan bertanya kepada Ibu tua dan anak laki-lakinya, tapi mereka hanya menggelengkan kepala.“Cepat keluarkan tiketmu..” ujar seorang petugas sedikit menghardik. “Ooohh.. aahh..” desisku, padahal zakar itu baru masuk tiga perempatnya.




















