Setiap harinya kami bisa akrab , dan teman teman kantor banyak yang mengira kalau aku dan Nisa pacaran, tapi aku cuek saja toh tujuan Nisa disini belajar dari sekolahan dan aku juga bekerja mungkin kebetulan saja kita bertemu jika ada hal yang dia belum mengerti aku dengan senang hati member dia arahan dan membimbingnya sampai aku dan Nisa saling mengenal dan semakin akrab dari sikapnya membuat aku semakin jatuh hati padanya. Aku mendekati Nisa yang sedang rebahan, maksudnya sih mau nawarin makanan, tapi dian langsung bangun dan bertanya.“Fik, apakah dian salah bila dian mencintai Fik, dian sebenernya malu mengakuinya, tapi bila tidak diungkapkan, Nisa takut kalau Fik tidak mengetahui apa sebenernya yang Nisa harapkan. Link Bokep tanganku mulai berusaha membuka kaosnya, karena aku tidak mau pandanganku yang tertuju kepada kedua toketnya, terhalang oleh kaos




















