Orang-orang makan malam dan ke belakang. Situs bokep Hari itu hari terakhirku menjadi bujangan. Kilatan cahaya dari luar bus memberikan sedikit penglihatan mengenai ibu di sampingku. Kadang aku ingin, sekali-kali memberontak, melanggar aturan. Dia tahu sekali kelemahan “adikku”. Kulihat tebaran warna hijau ditimpali air hujan yang begitu deras di sebelah kiri jalan tol. Benar-benar sebuah hidup yang sempurna. Mungkin cupnya cuma setengah. Ya, payudaranya. Dia memegang tanganku. Tubuhnya menegang.Aku kembali mengelusnya. aku membuka mataku. Dadanya naik turun, terengah-engah seperti habis lari kencang. Kalau begini terus, aku pasti tak tahan. Aku kembali mengelus dadanya. Tapi kepepet sih, harus cari upa (“cari nasi”) di Jakarta.Tak lama kemudian bis itu datang juga.




















