Iyaa..” jawabku spontan karena merasa kesakitan.“Ohhh, nggak papa kok Bram, kan konsernya malem. walaupun tidak bisa memacari mereka, setidaknya bisa mendapat lirikannya.Kalau sudah punya wajah pas-pasan, otak tetap pentium dua, penampilan awut-awutan, badan bau apek, yeah apa yang bisa diandalkan? Bokep China Kan aku gak punya sepupu yang tinggal di Malang, Nit.” ucapku mengingatkan.“Udah ah bawel, buruan anterin aku pulang. Jatuh deh harga diriku. Laptopmu tak bawaknya entar di rumah tak benerin.”“Gak usah Bram, gak papa kok, kan aku masih ada Ipad.”“Emmm… Oh ya, kamu gak papa ta Nit di rumah sendirian?” tanyanya.“Kenapa emangnya? Bentar-bentar!! Mikir…. Berharap rasa kantuk datang dan menelanku ke alam ketidaksadaran.Semenit……. Hehehe… lebay (mode on).Sembari membakar sebatang rokok, aku berpikir tentang kejadian yang barusan terjadi.




















