“capek ya? Bokep Dr. Irwan keluar dari ruangan itu. Irwan. Abis kerja?” tanyanya lembut. au…”jeritku merintih menahan sakit dan perih. irwan keluar, mungkin karena banyak hingga keluar pula dari vagina ku, dan menetes di lantai. Dr. Irwan kemudian memelukku dari belakang dan mencium bibirku, aku pun membalasnya, kami saling melumat lidah kami, dan setelah itu kami pun membenahi diri kami, aku pun membersihkan ceceran sperma di lantai. Kemudian dr. “Iyah… dokter pinter banget bikin aku lemes gini ah…………” itu adalah orgasme ku yang pertama.Kemudian dr. Entah karena lupa atau karena lelah aku tidak mengunci pintu, aku melepaskan sepatu pantovel ku yang sudah membuat kaki ku sangat pegal, aku menyandarkan kepalaku di kursi.




















