“Aduh, Mi… Abi kan sibuk sekali hari ini. XNXX Jepang Motorku sudah sampai di tempat isteriku mengaji. Kenapa baru sekarang aku bisa bersyukur memperoleh isteri zuhud (**) dan ‘iffah (***) sepertimu? Abi belum bisa sabar seperti Rasul. “Iya, dalam kondisi muntah-muntah seperti ini kepala Ummi gampang pusing kalau mencium bau bensin. “Iya, dalam kondisi muntah-muntah seperti ini kepala Ummi gampang pusing kalau mencium bau bensin. Ucap isteriku kalem.“Iya. Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan baiti jannati di rumahku. Bayangkan saja, rumah kontrakanku tak ubahnya laksana kapal pecah. “Ya sudah, kalau Abi sibuk, Ummi naik bis umum saja, mudah-mudahan nggak pingsan di jalan,” jawab isteriku. Berangkat sendiri saja ya?” ucapku.




















