Aku masih jauh dari garis alkoholik. Bokep Montok Kulihat Oghe begitu menikmati tugasnya sebagai bartender. Uang kita bagai setumpuk kertas gurauan dengan angka nol berderet-deret.Pukul 2 lewat. Kepalaku sudah berat. Ternyata..?Tidak ada yang jelek dari Felly. “Ok Ricky, Biar bagaimanapun… kamu pernah menjadi seseorang yang sangat berarti bagiku,” ia terdiam sebentar. Aku merasa benar-benar mencintainya. HRC hampir tutup. “Aku sekarang ada di Lobby bawah, gimana kalau kita makan siang?”
“Sorry Fell, kemaren ada trouble di server di Singapore,” Aku menghela napas, “Ok 10 menit lagi aku ada di Lobby bawah.”Senang? “Masih saja jadi petualang,” katanya sambil duduk di hadapanku, “Tapi masih tetap seperti dulu.




















