Setelah beberapa menit, telinga Fenty menangkap suara ranjang berderit berulang-ulang. Bokep Fenty langsung memeluk dan melumat bibir Papanya dengan liar, Papanyapun membalasnya semakin panas. Dibalasnya ciuman Fenty dengan hangat pula.“Mm…” suara Fenty terdengar pelan.Papa Fenty bangkit lalu duduk berhadapan dengan Fenty. Crott! Mobil langsung di arahkan ke hotel. Kenikamatan dan sensasi yang sangat luar biasa dirasakan oleh Fenty saat itu. Tangannya mulai mengelus dan meremas buah dada Fenty. Crott! Fenty menelannya dengan tenang lalu tersenyum. Fenty menatap mata Papanya lalu melepas kancing kemeja Papanya satu demi satu.“Biar Papa buka sendiri biar cepat. Waktu kita sedikit sayang. Pegal amat,” kata Papa Fenty waktu mereka nonton TV.“Kalau begitu Papa duduk di bawah biar Fenty gampang mijitnya,” kata Fenty.Papanya segera turun dari kursi lalu duduk di lantai.




















