Setelah basuh muka, aku menemani mereka
duduk di ruang tamu.“Wah ternyata Mas Andy ini Kerja di Farmasi ya, boleh dong kapan-kapan kita di jelasin masalah obat
Mas?” Maya buka bicara saat aku duduk bersama mereka.“Tentu boleh, kapan Mbak mau datang aja kesini,” jawabku.Selanjutnya kami kembali bicara masalah produk susu yang mereka pasarkan. Bokep Jepang Kan sudah tanggung. Aaauhh.. Aku kemudian membayar kopi susu pesananku dan meninggalkan warung, untuk segera menuju ke kantor. Hik.. Ohh ammphhuunnhh,” Maya mengejang diatasku, lalu ambruk berbaring
disamping kananku. Wah tubuh mereka nampak masih terawat, mungkin karena lama
menjanda.Sebelum melanjutkan permainan tadi, kuputar lagi lagu Katon Bagaskara dengan volume agak keras supaya
suara kami tak terdengar keluar. Maya, wanita berumur 26 tahun, dulunya karyawati sebuah bank, lalu berhenti
karena dinikahi rekan sekerjanya.Tapi kini dia janda tanpa anak sejak suaminya sakit dan meninggal, tiga tahun lalu.










