Aku tak sadarkan diri.Aku terbangun di ruangan itu lagi. Link Bokep Hanya ada pintu kayu di salah satu sisi ruangan. Aku kemudian mulai membuka pakaianku hingga akupun telanjang bulat, lalu mulai mandi. SIAPAPUN TOLONG AKU… AKU” Dengan suara serak ketakutan aku mencoba teriak sekencang mungkin berharap ada yang mendengar. Tidak ada jendela dan cahaya dari luar. Tanganku lalu diikat ke atas.“Nah…. Sambil makan dia mengajakku ngobrol. Namun aku harus keluar dari sini bagaimanapun caranya. “TOLONG…!! Aku menggelengkan kepala, lalu kembali muntah-muntah. “Sayangnya itu bukan pilihan, kamu tetap akan berakhir jadi makanan… hahaha… tapi kamu bisa memilih untuk pasrah rela dibunuh atau dengan paksaan… hahaha” ucapnya sambil melepaskan lakban di mulutku.Dia kemudian ingin beranjak pergi.“Kenapa??” tanyaku lirih.“Hmm??”“Kenapa aku?” tanyaku lagi. Ugh… Kenapa sih aku ini!??Dan akhirnya, mereka berkata kalau aku akan dieksekusi besok. Takut tapi




















