komedi gelap Gadis Chindo Cantik Mulus Binal 1: satire, ambiguitas, dan insiden absurd. Bokep Plus: skrip tajam. Minus: humor niche. Untuk rasa khusus. Mulai.
Kuarahkan batang kelelakianku ke arah gerbang kewanitaan Yo. Di kantornya, ayahku pun bukan orang yang dihormati. Dia berambut panjang, berkulit kuning langsat dan bermata coklat. Di kota ini pertama kali aku kehilangan keperjakaanku oleh seorang gadis manis yang tadinya cuma iseng aku pacari (dan dia aku perawani). Tentu saja orang akan “hormat” di depan dia. Aku diterima di perguruan negeri paling bergengsi di Indonesia. Tentu saja orang akan “hormat” di depan dia. Walaupun demikian, aku tetap punya prinsip. Sangat nakal! Aku sadar dan bisa mengerti. Aku mendesah pelan, dan tersenyum sendiri. “Sweety… this one is for you!” kataku sambil mulai memainkan tuts-tuts piano. Itu sebabnya aku tidak merokok, tidak minum minuman keras dan tidak berurusan dengan narkotik (walaupun nantinya aku menjadi salah seorang pengedar). Bayangkan, saat itu Bandung-Jakarta kutempuh hanya dalam waktu




















