tapi karena ruang ini tidak ber-AC dan amat pengap, jadi tidak bisa ditahan. Bokep “Okkk giliran gua”, Pria kasar 3 beraksi. “HHHnnggghhh!!!! Dalam sekejap Viona sudah kembali dengan tehnya, dan dia meletaknya di meja tamu. Mereka semua jalan mendekati Viona yang sudah babak belur ini, dan menatap tubuhnya. Dia langsung membersihkan penis Dedi yang sudah di sodorkan ke mulutnya dengan kulumannya. Viona di sembunyikan di sebuah rumah kontainer yang berkarat dan gelap warnanya, di ruang itu banyak alat-alat besi dan rantai. John pernah mengatakan kalau barang itu adalah dari bossnya “Peter” dan memberikan alamat Peter, dan alamat kirim tujuannya. “Woghhhh!!! “tarik Ton, biar wajahnya berhadap ke kita semua” “iya! Salah satu dari mereka langsung membuka pintu kandang besi itu, dan yang lain menggapai lengan Viona dan menariknya keluar dari kandang itu.




















